Tim Dokter Ungkap Kondisi Penusuk Syekh Ali Jaber, ‘Pola Pikirnya Bagus’

Posted on

Polisi mengungkap kondisi terkini tersangka penusuk Syekh Ali Jaber.

Hasil pemeriksaan Kepolisian Daerah Lampung, berdasarkan keterangan tim dokter kejiwaan kondisi tersangka yang berbama Alfin Andrian.

Loading...

Pria 24 tahun ini berdasarkan pemeriksaan sementara memiliki pola pikir yang baik.

Polisi pun akan memeriksa lebih dalam kondisi kejiwaan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber.

“Keterangan dari tim dokter kejiwaan yang kami undang, untuk pola pikirnya bagus, ada tanya, ada jawab, namun isi pikirannya ini yang sulit,” kata Kepala Kepolisian Daerah Lampung Inspektur Jenderal Purwadi Arianto, Ahad, 13 September 2020.

Meski orantua tersangka menyebut anaknya dalam mengalami gangguan jiwa, polisi tidak bisa secepat itu menyimpulkan kondisi tersangka.

Saat ini, Polres Badar Lampung akan memeriksa lebih intens kondisi kejiwaan pria itu di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa Lampung.

Sebelumnya, nasib nahas menimpa pendakwah besar asal Arab Saudi, Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah pada Minggu, 13 September 2020 kemarin di Kecamatan Tanjung Karang Barat, Lampung.

Kini, identitas pelaku terungkap, ia bernama Alfin Andrian (24) lahir pada 1 April 1996.

Insiden penikaman yang tertangkap kamera panitia itu menunjukan aksi AA mengayunkan diduga pisau ke badan Syekh Ali Jaber, sebelum Syekh berhasil menghindar.

Kejadian yang terjadi sekira pukul 17:20 WIB, terlihat AA berlari naik ke panggung mendatangi Syekh Ali Jaber dan menusuknya dengan brutal.

Sontak, insiden itu mengundang kemarahan jemaah. Beberapa membantu mengantakan Syekh ke pusat kesehatan terdekat, sedangkan yang lain sibuk mengeroyok pelaku sebelum digiring ke kantor polisi.

Orang tua AA mengungkapkan kepada pihak berwajib bahwa sang anak telah menderita gangguan jiwa sejak 4 tahun yang lalu.

Kini, polisi tengah mendalami penyebab lain yang melatarbelakangi aksi penikaman pelaku selain lantaran gangguan jiwa yang di deritanya sedari lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *